Menulis Setiap Hari dengan Kecerdasan Buatan (Resume Materi 1)
Judul : Menulis Setiap Hari dengan Kecerdasan Buatan
Penyusun : Mudma Nurdin
Resume ke : 1
Gelombang : 33
Hari/Tanggal : Rabu, 6 Agustus 2025
Narasumber : Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd
Moderator : Helwiyah, S.Pd.,M.M
Menulis bukanlah pekerjaan yang sulit. Menulis merupakan pekerjaan yang mudah jika kita sudah mengetahui caranya. Saat ini menulis sangat mudah, dengan bantuan kecerdasan buatan dengan hitungan detik saja kita sudah bisa menulis.
Kecerdasan buatan tidak memiliki otak. Kecerdasan buatan ini bekerja sesuai dengan apa yang diinginkan manusia. Jadi AI ini bisa dilatih dengan memberikan perintah dengan tepat. Kita dapat menulis setiap hari dengan kecerdasan buatan misalnya dengan menggunakan chatgpt, meta, AI, copilot, deepsek, gemini, dan lain-lain.
Keterampilan yang perlu dimiliki jika kita ingin menulis dengan bantuan kecerdasan buatan yakni keterampilan membaca cepat. Penulis profesionalpun saat ini menggunakan aplikasi kecerdasan buatan jadi tidak perlu heran jika mereka bisa menulis buku hanya sehari saja. Saat ini kita tidak boleh antipati dengan AI justru sekarang kita harus menguasai kecerdasan buatan tersebut.
Cara agar terhindar dari plagiat
1. Kecerdasan buatan digunakan hanya sebagai alat bantu, dalam arti bahwa bukan penulis utama.
2. Ubah dengan gaya bahasa sendiri dengan menambahkan pengalaman atau sudut pandang sendiri.
3. Jika terdapat kutipan, data, atau referensi dari luar jangan lupa mencantumkan sumbernya.
Cara mensiasati agar artikel atau buku yang menggunakan AI tidak meyalahi aturan yakni dengan cara menggunakan AI untuk mencari ide, menyusun struktur, atau menyempurnakan bahasa. Kemudian tambahkan pengalaman pribadi, jangan lupa baca ulang dan revisi hasilnya, dan terakhir adalah di bagian pengantar tuliskan bahwa kita memanfaatkan teknologi untuk mendukung produktivitas.
Hal-Hal yang Memotivasi Narasumber untuk Terus Menulis
1. Menulis sebagai bentuk ibadah
2. Menulis untuk menginspirasi dan menguatkan guru lain.
3. Konsisten dan melatih diri.
4. Komunitas yang mendukung dan menantang.
Tantangan dan Solusi Menulis
Setiap jenis tulisan memiliki tantangan masing-masing. Namun jangan khatir setiap tantangan ada solusi untuk mengatasinya. Berikut tantangan dan soluisi untuk tiga jenis tulisan versi narasumber.
1. Cerita Fiksi
Tantangan: Menciptakan alur cerita yang menarik dan karakter yang hidup.
Solusinya: Perbanyaklah membaca novel, latihan membuat kerangka, dan mengamati kehidupan nyata untuk menemukan inspirasi karakter dan konflik.
2. Cerita Non Fiksi
Tantangan: Menulis dengan jujur dan menyentuh.
Solusinya: Sampaikan kisah nyata dengan menggunakan teknik menulis kreatif, fokuuslah pada pesan moral, dan tulis seolah-olah sedang bercerita dengan teman dekat.
3. Artikel Ilmiah
Tantangan: Menyajikan data dan referensi yang akurat.
Solusinya: Gunakan kerangka penulisan ilmiah: pendahuluan, kajian teori, metodologi, hasil, pembahasan, dan kesimpulan. Rutin membaca jurnal dan belajar dari contoh artikel yang baik. Sering berdiskusi dengan teman atau pembimbing.
Setiap kegiatan memiliki tantangan tersendiri sama halnya dengan menulis pasti memiliki tantangan. Namun cara terbaik untuk mengahadapi tantangan adalah dengan terus belajar, membaca, menulis, dan berbagi dengan konsisten.
Cara Menyikapi Isu Hak Cipta dan Kepemilikan
1. Menyadari bahwa AI adalah alat bantu, bukan pengganti kreativitas manusia: Penulis tetap punya tanggung jawab moral dan intelektual terhadap apa yang dipublikasikannya.
2. Transparan dan jujur jika kita menggunakan AI baik di sebagian tulisan maupun seluruhnya.
3. Terus belajar dan mengikuti perkembangan hukum terkait hak cipta.

Komentar
Posting Komentar