TERBITKAN BUKU SEMAKIN MUDAH DENGAN PENERBIT INDIE
Judul
: Terbitkan Buku Semakin Mudah dengan Penerbit IndiePenyusun : Mudma Nurdin
Resume : 18
Hari/Tanggal : Senin, 15 September 2025
Narasumber : Mukminin, M.Pd
Moderator : Lely Suryani, S.Pd.,SD
Melek Penerbit Buku
Penerbit buku ada 2 macam. Pertama penerbit Mayor dan kedua penerbit Indhie. Apa perbedaanya? mari kita ikuti uraian berikut ini :
1. Jumlah Cetakan di penerbit mayor.
Penerbit mayor mencetak bukunya secara masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau minimal 1000 eksemplar untuk dijual di toko-toko buku. Penerbit indie : hanya mencetak buku sesuai dg jumlah pesanan dari penulis atau cetak berkala yang dikenal dengan POD ( Print on Demand). Buku yg akan dicetak bisa dipromokan (PO) melalui media online Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, WA grup dll.
2. Pemilihan Naskah yang Diterbitkan
Penerbit mayor : Naskah harus melewati beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Tentu saja, menyambung dari poin yang pertama, penerbit mayor mencetak bukunya secara masal 1000 - 3000 eksemplar. Mereka ekstra hati-hati dalam memilih naskah yang akan mereka terbitkan dan tidak akan berani mengambil resiko untuk menerbitkan setiap naskah yang mereka terima. Penerbit mayor memiliki syarat yang semakin ketat, harus mengikuti selera pasar, dan tingginya tingkat penolakan.
Penerbit indie : Tidak menolak naskah. Selama naskah tersebut sebuah karya yang layak diterbitkan; tidak melanggar undang-undang hak cipta karya sendiri, tidak plagiat, serta tidak menyinggung unsur SARA dan pornografi, naskah tersebut pasti kami terbitkan. Kami adalah alternatif baru bagi para penulis untuk membukukan tulisannya.
3. Profesionalitas
Penerbit mayor : Penerbit mayor tentu saja profesional dengan banyaknya dukungan SDM di perusahaan besar mereka. Penerbit indie : Banyak sekali anggapan menerbitkan buku di penerbit indie asal-asalan, asal cetak-jadi-jual. Sebagai penulis, harus jeli memilih siapa yang akan jadi penerbit jangan tergoda dengan paket penerbitan murah, tapi kualitas masih belum jelas. Mutu dan manajemen pemasaran buku bisa menjadi ukuran penilaian awal sebuah penerbitan. Kadang murah Cover kurang bagus, kertas dalam coklat kasar bukan bookpaper ( kertas coklat halus). Penerbit Indie juga menjamin mutu Cover bagus cerah mengkilat isi buku kertas cokal halus awet ( bookpapar).
4. Waktu Penerbitan
Penerbit mayor : Pada umumnya sebuah naskah diterima atau tidaknya akan dikonfirmasi dalam tempo 1-3 bulan. Jika naskah diterima, ada giliran atau waktu terbit yang bisa cepat, tapi ada juga yang sampai bertahun-tahun. Karena penerbit mayor adalah sebuah penerbit besar, banyak sekali alur kerja yang harus mereka lalui. Bersyukur kalau buku bisa cepat didistribusikan di semua toko buku. Namun, jika dalam waktu yang ditentukan penjualan buku tidak sesuai target, maka buku akan dilepas oleh distributor dan ditarik kembali oleh penerbit.
Penerbit indie :Buku akan segera diprose dengan cepat. Dalam hitungan minggu buku sudah bisa terbit. Karena memang fokusnya bukan pada selera pasar yang banyak menuntut ini dan itu. Namun penerbit ini menerbitkan karya yang penulisnya yakin karya tersebut adalah karya terbaiknya dan layak diterbitkan sehingga tidak memiliki pertimbangan rumit dalam menerbitkan buku.
5. Royalti
Penerbit mayor :
kebanyakan penerbit mayor mematok royalti penulis maksimal 10% dari total penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau setelah 3-6 bulan penjualan buku.
Penerbit indie :
umumnya 15-20% dari harga buku. Dipasarkan dan dijual penulis lewat fb, Instagram, wa grup, Twitter, status, dll
6. Biaya penerbitan
Penerbit mayor :
Biaya penerbitan gratis. Itulah sebabnya mereka tidak bisa langsung menerbitkan buku begitu saja sekalipun buku tersebut dinilai bagus oleh mereka. Seperti yang sudah disebut di atas, penerbit mayor memiliki pertimbangan dan tuntutan yang banyak untuk menerbitkan sebuah buku karena jika buku tersebut tidak laku terjual, kerugian hanya ada di pihak penerbit.
Penerbit indie :
Berbayar sesuai dengan aturan masing-masing penerbit. Antara penerbit satu dengan yang lain berbeda. Karena pelayanan dan mutu buku yg diterbitkan tidak sama.
Kiat Mudah Menerbitkan Buku
Lima tahapan cara menulis dan menerbitkan buku yang tepat.
1. Prawriting: Tahap awal penulis mencari ide dengan peka terhadap sekitar (Pay Attention). Penulis harus kreatif menangkap fenomena yang terjadi di sekitar untuk menjadi tulisan. Penulis harus banyak membaca buku.
2. Drafting: Penulis membuat draf (outline buku/daftar isi buku) sesuai dengan yang disukai (Passion) misalnya artikel, cerpen, puisi, dll.
3. Revisi: Setelah naskah kita lakukan revisi naskah (tulis mana yang baik dicantumkan, naskah mana yang perlu dibuang, atau naskah mana yang perlu ditambahkan.
4. Editing/ Swasunting: Penulis melakukan pengeditan. Hanya memperbaiki berbagai kesalahan tanda baca kesalahan pada kalimat sebelum masuk penerbit (PUEBBI).
5. Publikasi: Jika tulisan Anda yang berupa naskah buku sudah yakin maka Anda memasuki tahap publikasi atau penerbitan buku.
Mengenal Penerbit Indie
Apa itu penerbit Indie? Jika dulu Anda merasa menerbitkan buku itu sangat sulit karena penuh syarat maka penerbit indie dapat dijadikan sebagai jalan baru untuk mewujudkan impian Anda. Menerbitkan buku merupakan impian semua penulis baik pemula maupun penulis yang sudah berpengalaman karena buku adalah mahkota penulis. Penerbit indie adalah penerbit independen yang lebih kecil dibandingkan dengan penerbit besar (mayor). Namun penerbit Indie menawarkan fleksisibilitas, kebebasan berkarya, sekaligus peluang besar bagi penulis untuk melihat karyanya hadir dalam bentuk buku yang nyata.
Salah satu penerbit Indie adalah CV. Kamila Press Lamongan yang didirikan oleh Bapak Mukminin, M.Pd. Beliau adalah seorang Guru Pensiun 1 Agustus 2025 (masa kerja 36 th 4 bln) Penulis 62 Buku (10 buku solo dan 52 buku Antologi). Nara Sumber Nasional KBMN ( Komunitas Belajar Menulis Nasional) PGRI Pegiat Literasi di berbagai daerah, Pengurus Rumah Virus Literas, Tim Pengembang Puisi 2.0, Pemberi Kata Pengantar Buku (75 lebih), Direktur Penerbit Kamila Press, Konsultan Umroh VIP dan Haji Plus Arminareka Perdana KCP Lamongan.
CV Kamila Press Lamongan melayani cetak buku, dengan jasa ISBN, editing, Lay Out, dan designcover buku dengan harga terjangkau. Kamila Press sudah anggota IKAPI yang saat ini sudah berusia 7 tahun dan sebagai anggota IKAPI sudah menerbitkan lebih 1000 judul buku ( lebih dari 260 buku terbit ber-ISBN dan 800 buku ber-QRCBN). Berikut syarat-syarat penerbitan di Kamila Press Lamongan:
1. Kirimkan naskah lengkap
- Judul
- kata pengantar
- daftar isi, naskah
- daftar isi
- daftar pustaka
- biodata penulis dengan fotonya, dan synopsis
2. Ketik A5 ukurannya 14,8X21 cm, spasi 1,15 ukuran fon 11 dan margin kanan 2 cm, kiri 2 cm, atas 2 cm, gunakan huruf Arial, Calibri, atau Cambria dan masukkan dalam 1 file.
Komentar
Posting Komentar